Kamis, 28 Maret 2013

Bicarakan Ide, Bukan Gosip


"Siapapun yang bergosip padamu, akan bergosip tentang dirimu"- Pepatah Spanyol Anda pasti pernah mendengar pepatah ini; bahwa orang-orang besar senang berbicara tentang ide-ide, sementara orang biasa-biasa suka berbicara tentang diri mereka sendiri dan orang-orang kecil suka berbicara tentang orang lain. Itulah gosip. Gosip membuat orang menjadi kecil. Tidak ada sesuatu yang bisa ditawarkan dalam gosip. Gosip hanya mengurangi kredibilitas orang membicarakan dan yang dibicarakan serta bisa menghancurkan orang yang mendengarkan. Berhenti menyebarkan gosip dan menjadi penerima gosip. Jika Anda menghentikan gosip yang diteruskan hanya sampai pada Anda, Anda akan memperbaiki kehidupan orang lain dan diri Anda lebih baik lagi. Lagipula, orang yang menceritakan gosip pada kita, biasanya akan menggosipkan kita juga. Orang yang memiliki integritas tidak suka mengumbar omongan tentang orang lain di belakangnya. Jika memiliki masalah dengan seseorang, ia lebih baik mendatangi orang tersebut dan membicarakan masalahnya, tidak pernah melalui orang ketiga.

Sabtu, 23 Maret 2013

Uji Coba UN 2013


Menjelang ujian nasional maupun ujian sekolah, biasanya sekolah mengadakan latihan-latihan ujian bagi para siswa peserta ujian. Tidak terkecuali satuan pendidikan SD/MI. Berikut kami mencoba menyusun soal-soal latihan ujian sebagai uji coba UN yang kami susun berdasarkan kisi-kisi UN SD/MI tahun 2013. Soal uji coba UN ini terdiri dari dari 3 paket untuk mata pelajaran yang di UN-kan. Selanjutnya dapat diunduh disini.

Bahasa Indonesia :

Matematika :

IPA :

Semoga bermanfaat.

Jumat, 22 Maret 2013

Pengembangan Instrumen Penilaian Afektif



Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan, sekolah/madrasah mempunyai kewajiban mengembangkan instrumen penilaian ujian. Pengembangan instrumen penilaian ahklak mulia aspek afektif untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan penilaian kepribadian untuk mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sering menjadi persoalan di sekolah/madrasah.
Berikut penulis sampaikan contoh pengembangan instrumen penilaian afektif untuk mata pelajaran PAI dan PKn. Instrumen penilaian afektif yang penulis sampaikan merupakan pengembangan dari instrumen skala likert.
Skala Likert merupakan metode skala bipolar yang mengukur baik tanggapan positif ataupun negatif terhadap suatu pernyataan. Empat skala pilihan juga kadang digunakan untuk kuesioner skala Likert yang memaksa orang memilih salah satu kutub karena pilihan "netral" tak tersedia.
Skala pilihan pernyataan yang digunakan dalam instrumen penilaian afektif ini adalah sering kali, jarang-jarang, kadang-kadang, dan tidak pernah. Sedang pedoman penilaiannya adalah sebagai berikut :
1.     Untuk pernyataan positif urutan skornya berdasarkan skala pilihan tersebut adalah 4,3,2,1
2.   Untuk pernyataan negatif urutan skornya berdasarkan skla pilihan tersebut dibalik menjadi 1,2,3,4
3.     Sedang nilai akhir ditentukan berdasarkan skor perolehan dibagi dengan skor maksimal.
Contoh instrumen penilaian afektif dapat diunduh di sini. 

Alat Penilaian Afektif PAI

Alat Penilaian Afektif PKn


Semoga bermanfaat.

Selasa, 12 Maret 2013

HIDUP INI TIDAK HANYA UNTUK BERTAHAN HIDUP




"Orang-orang yang luar biasa bertahan dalam situasi yang sangat sulit, dan mereka menjadi semakin luar biasa karena itu" - Robertson Davies

Hidup ini terlalu berharga, jika Anda hanya menjalani 'gaya hidup bertahan saja' dalam jangka waktu lama.

Kadang-kadang kita memang mengalami masa-masa sulit. Masalah datang silih berganti. Ekonomi yang jatuh, bisnis yang melambat, kesehatan yang melemah, dan hubungan yang mungkin mengalami masa-masa sulit.

Buatlah keputusan, bahwa apa pun yang menimpa Anda, betapapun sukarnya, betapa pun tidak adilnya, Anda akan melakukan lebih banyak lagi dari sekedar hanya bertahan hidup. Anda akan berkembang pesat walaupun semua itu terjadi.

Ibarat sebuah musim kemarau yang berganti dengan musim hujan. Tuhan pun telah menyiapkan sebuah musim baru untuk Anda. Tuhan memiliki hal-hal luar biasa untuk Anda di masa depan. Tuhan memiliki pintu-pintu baru yang ingin Anda membukanya. Ia menginginkan kehidupan Anda lebih baik daripada sebelumnya.

Mentalitas bertahan hidup hanya akan menghalangi Anda mencapai hal terbaik dari Tuhan.

Jika harapan Anda selalu kurang, Anda pun akan mendapatkan yang kurang. Tetapi jika Anda berharap berkah yang lebih besar lagi, Tuhan akan meningkatkan hidup Anda dengan cara yang lebih hebat lagi.

Apa yang terjadi pada kita, seburuk apapun itu, tidak akan menghalangi
kekuasaan-Nya. Tetapi terkadang pikiran kitalah yang justru menghalangi kekuasaan Tuhan pada kita. Tetaplah beriman, yakinlah Anda akan mendapatkan kemurahan Tuhan yang tak terduga!
Smoga bermanfaat. Amin.