Jumat, 22 Maret 2013

Pengembangan Instrumen Penilaian Afektif



Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan, sekolah/madrasah mempunyai kewajiban mengembangkan instrumen penilaian ujian. Pengembangan instrumen penilaian ahklak mulia aspek afektif untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan penilaian kepribadian untuk mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sering menjadi persoalan di sekolah/madrasah.
Berikut penulis sampaikan contoh pengembangan instrumen penilaian afektif untuk mata pelajaran PAI dan PKn. Instrumen penilaian afektif yang penulis sampaikan merupakan pengembangan dari instrumen skala likert.
Skala Likert merupakan metode skala bipolar yang mengukur baik tanggapan positif ataupun negatif terhadap suatu pernyataan. Empat skala pilihan juga kadang digunakan untuk kuesioner skala Likert yang memaksa orang memilih salah satu kutub karena pilihan "netral" tak tersedia.
Skala pilihan pernyataan yang digunakan dalam instrumen penilaian afektif ini adalah sering kali, jarang-jarang, kadang-kadang, dan tidak pernah. Sedang pedoman penilaiannya adalah sebagai berikut :
1.     Untuk pernyataan positif urutan skornya berdasarkan skala pilihan tersebut adalah 4,3,2,1
2.   Untuk pernyataan negatif urutan skornya berdasarkan skla pilihan tersebut dibalik menjadi 1,2,3,4
3.     Sedang nilai akhir ditentukan berdasarkan skor perolehan dibagi dengan skor maksimal.
Contoh instrumen penilaian afektif dapat diunduh di sini. 

Alat Penilaian Afektif PAI

Alat Penilaian Afektif PKn


Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar